Yona Primadesi

Membaca, Menulis, dan Berkarya

Aplikasi Konsep FRBR dalam AustLit


Aplikasi Konsep FRBR

dalam The Australian’s Literature Sources (AustLit)

 

Pengantar

The Australian’s Literature Resource (AustLit) sebuah organisasi non-profit yang merupakan kerjasama antara Network of Researches  dari Universitas-Universitas di Australia dengan National Library of Australia. AustLit berada dibawak koordinasi The University of Queensland (UQ). Tujuan utama didirikannya Auslit adalah untuk membantu proses penelitian dan pengajaran atau pendidikan karya-karya sastra Australia (Australian’s Literary), cerita-cerita rakyar Australia dan objek-objek budaya dalam bentuk tercetak. AustLit sangat membantu berbagai kegiatan penelitian, baik yang dilakukan oleh peneliti-peneliti dari Australia maupun peneliti dari luar Australia yang berbicara tentang sastra dan budaya Australia.  Jumlah bibliografi yang dimiliki oleh AustLit, yakni terdiri dari 747.476 work, 134.050  agent, dan 29.707 subject.

Data-data AustLit diproduksi, ditampilkan, diperbaharui oleh tim yang beranggotakan para indexer, peneliti, programmer, dan web designer. Setiap minggunya, lebih dari 600  work  yang di input kedalam AustLit. Sumber-sumber publikasi dalam Austlit  berasal dari semua bentuk publikasi mulai dari tahun 1676 atau Foigny’s utopian Imaginary hingga publikasi-publikasi yang terbit saat ini.

AustLit terdiri dari dua tim besar. Pertama, AustLit Research and Publication team yang diketuai oleh Kerry Kilner.  Tim ini bertugas untuk menganalisa dan menggali lebih jauh tentang hasil-hasil peneltian terbaru, dan diskusi tentang kemungkinan penelitian yang akan atau telah dilakukan oleh para peneliti muda di Australia. Contoh bentuk kegiatan tim ini adalah Aus-e-Lit dan Teaching Aust Lit. Kedua, Indexing Team yang diketuai oleh Carol Hetherington. Tim ini bertanggungjawab dalam mengatur keterbaruan data dan publikasi.

Gambar 1. User interface www.austlit.edu.au

Untuk kedepannya, AustLit berencana untuk mengembangkan diri sebagai sebuah organisasi Digital Humanities Culture. AustLit ingin menjadi organisasi dengan predikat word-class Information Sources. Untuk merealisasikan tujuan tersebut AustLit meningkatakan perananya dalam lingkungan penelitian yang mendukung interactivity antara para peneliti, pendidik, pelajar, dan masyarakat umum.

Untuk dapat mengakses AustLit, pengguna terlebih dahulu harus mendaftar sebagai anggota National Library of Australia. AustLit bebas diakses oleh orang-orang yang telah terdaftar sebagai anggota Perpustakaan Nasional Australia dan bagi pegawai maupun pelajar diseluruh Australia. AustLit dalam pengembangannya didukung penuh oleh Australian Research Council (ARC) dan universitas-universitas yang berkonstribusi secara aktif dalam setiap program dan kegiatan AustLit.

ertai dengan tahun terbit, jumlah halaman dan ISBN dari terbitan tersebut.

Gambar 5. Tampilan Voss dalam berbagi manifestationAplikasi Konsep FRBR dalam AustLit

FRBR merupakan model konseptual dari entities, relationships, dan  attributes  yang digunakan untuk mendeskripsikan produk intelektual atau karya artistik. Dalam konsep FRBR, dikenal istilah work, expression, manifestation, dan item.  Work  dan expressions  merefleksikan  produk  intelektual atau karya  artistik  dalam  wujud  yang masih  abstrak,  misalnya  ide,   konsep,  alur   cerita,   dan   lain   sebagainya.   Jika work merupakan konsep abstrak yang ada dalam tacit knowledge pengarang, atau penulis, expression lebih kepada proses bagaimana work tersebut direalisasikan.

Sebagai contoh, J.K. Rowling sebagai seorang penulis, memiliki sebuah ide tentang cerita Harry Potter, mulai dari tokoh, alur, latar, dan konflik. Akan tetapi ide yang dimiliki oleh J.K. Rowling tersebut masih sebatas pengetahuan atau tacit knowledge yang bersifat abstrak. Hal ini disebut dengan work. Untuk merealisasikan ide (work) tersebut, J.K. Rowling menuliskannya kedalam bentuk teks. Karena J.K. Rowling orang Inggris dan menguasai bahasa Inggris dengan baik, maka dia merealisasikan idenya kedalam tulisan yang menggunakan bahasa Inggris. Bukan tidak mungkin J.K. Rowling merealisasikan ide tersebut menggunakan bahasa Jerman, Belanda, atau bahasa lainnya. Hal ini dikenal dengan istilah expressions.

Sedangkan   manifestations    dan     items    mengacu    perwujudan    fisik    dari    suatu  produk intelektual atau karya artistik,yang menyangkut publikasi dan fisik satuan atau yang dimiliki. Expressions dari Harry Potter milik J.K. Rowling dalam bentuk teks berbahas Inggris tersebut kemudian dicetak dan dipublikasikan oleh sebuah penerbit. Hal tersebut dikenal dengan konsep manifestation. Sebuah expressions bisa diwujudkan dalam berbagai manifestation. Harry Potter karya J.K. Rowling tersebut kemudian diterbitkan atau dipublikasikan oleh berbagai penerbit diseluruh dunia, maka setiap penerbit tersebut sudah mewakili satu manifestation dari work. Work, expression dan manifestation dalam hubungan entitasnya memiliki atribut. Sebagai contoh,works memiliki atribut seperti judul dan tanggal. Atribut expression seperti bahasa yang digunakan atau format pengaplikasian.

Sumber-sumber informasi yang dimiliki oleh AustLit sangat beragam. Untuk mengelola sumber-sumber tersebut digunakan sebuah model data. AustLit mengimplementasikan model data yang dikembangkan oleh Federation for Library Associations dan Institutions’s Functional Requirements for Bibliographic Records (FRBR).

Dalam model data yang dimiliki oleh AustLit, work diterjemahkan sebagai konsep dari sebuah ide. Contoh, novel Vossyang ditulis oleh Patrick White. Voss merupakan sebuah bentuk work.  Konsep Expressions menurut model data AustLit mewakili dari version sebuah work. Patrick White menulis novel Voss dengan versi asli berbahasa inggris.Voss ini kemudian diterjemahkan kedalam berbagai versi bahasa, misalnya bahasa jerman (yang diterjemahkan oleh John Stickforth). Voss dalam bahasa Jerman merupakan sebuah bentuk expressions atau version. Dan konsep manifestation direpresentasikan sebagai publication. Tahun 1958 Kiepenheuer&Witsch menerbitkan novel Voss karya Patrick White yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Jerman oleh John Stickforth. Terbitan terjemahan Voss dalam bahasa jerman pada tahun 1958 ini dikenal dengan manifestation atau publications.

Salah satu keuntungan konsep FRBR ini yakni memudahkan dalam input data. Jika menggunakan FRBR, maka kita tidak perlu membuat input data setiap kali sebuah koleksi (content) yang sama, diterbitkan oleh penerbit maupun versi yang berbeda. Kita cukup mencantumkan sebuah work, dan jika ada versi atau publikasi terbaru, maka cukup menambahkan dari input data (work)yang pertama.

            Berikut contoh aplikasi FRBR dalam model data yang digunakan oleh AustLit.

Gambar 2. Work dengan judul Voss

            AustLit memiliki sumber informasi dengan judul Voss. Sejak pertama kali diterbitkan, Voss telah sering dicetak ulang, dan diterjemahkan. Agar memudahkan dalam membuat cantuman data dari semua terbitan dengan judul atau content Voss, maka  input data yang dilakukan oleh AustLit, adalah work dengan judul Voss bersama dengan semua atribut yang dimiliki oleh sebuah work. Dalam cantuman Voss sebagai sebuah work, dilengkapi dengan nama pengarang, subjek, latar, penghargaan yang diperoleh oleh Voss, media atau format Voss selain dalam bentuk buku, seperti Voss dalam bentuk rekaman suararesensi novel, maupun dalam huruf Braille.

Sebuah Work dengan judul Voss ini, pertama kali diterbitkan tahun 1957. Voss dalam perkembangannya telah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa, atau dikenal dengan konsep expression, dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit, yang dikenal dengan konsep manifestation.

 

Gambar 3. Voss dalam berbagai expression dan manifestation

Pada data yang dimiliki oleh AustLit, Voss sebagai sebuah work, memiliki 22 versi (expressions) yang bebeda dari segi bahasa. Voss memiliki expressions (versi) dalam bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Spanyol, bahasa Italia, bahasa Turki, hingga bahasa Estonia. Pemaparan expression dalam data AustLit juga menampilkan penerjemah dan judul alternative yang dimiliki oleh Voss.

Gambar 4. Tampilan Voss dalam berbagai bentuk expressions

Dari setiap expressions (versi) yang berbeda, Voss bisa menghasilkan berbagai manifestation (publikasi). Manifestation (publikasi) ini berhubungan dengan penerbitan dan cetakan dari Voss. Sebagai contoh, expression Voss dalam bahasa Jerman yang telah diterjemahkan oleh John Stickforth, memiliki 4 bentuk manifestations, yakni:

  1. Yang diterbitkan oleh KiepenheurWitsch pada tahun 1958, yang berjumlah 451 halaman. Penerbit ini menghasilkan dua bentuk manifestation dari Voss, yakni yang diterbitkan pada tahun 1958 dan tahun 1973
  2. Yang diterbitkan oleh Reinbek pada tahun 1973, berjumlah 450 halamn dan memiliki ISBN 3499117606
  3. Yang diterbitkan oleh Stuttgart pada tahun [1974]
  4. Yang diterbitkan oleh Leipzig pada tahun 1987 dan ISBN 3379000892

Dalam cantuman dari setiap manifestation,  dis

Pengaplikasian konsep FRBR dalam model data pada AustLit memungkinkan pengolah data untuk tidak membuat wakil dokumen dari setiap terbitan yang ditemukan. Dalam FRBR, pengolah data cukup melakukan satu kali input data dalam bentuk work dan ketika diperoleh berbagai sumber dalam beragam versi, penerbit dan tahun terbit, maka cukup ditambahakan pada cantuman work terdahulu. Selain itu, dalam mengakses informasi, pengguna dimungkinkan untuk memperoleh informasi tentang semua bentuk expression dan manifestation yang ada diseluruh dunia.

Sumber :

Aditirto, Irma U. FRBR: Kerangka Konseptual Katalog Abda ke-21. Dapat                                 diakses melalui http://pustakawan.typepad.com/mlis/2011/03/maribelajarfrbr-

http://www.austlit.edu.au

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 23 April 2012 by in Perpustakaan.
%d blogger menyukai ini: