Yona Primadesi

Membaca, Menulis, dan Berkarya

Grounded Theory

Grounded Theory

Pengantar

Grounded theory mulai berkembang pada tahun 1960-an yang diperkenalkan oleh sosiolog Barney Glaser dan Ansel Strauss berdasarkan penelitian yang telah mereka lakukan pada beberapa pasien berpenyakit akut di rumas sakit Universitas California, San Fransisco. Pemikiran mereka tentang grounded theory dituangkan dalam buku The Discover of Graunded Theory yang diterbitkan pada tahun 1967. Dalam buku tersebut, Glaser dan Strauss mengkritisi pendekatan-pendekatan penelitian sosiologi yang menekankan verifikasi dan pengujian teori-teori.

Kehadiran Grounded theory, cukup kontras dengan kebiasaan para ahli penelitian kualitatif sebelumnya yang berangkat dari teori untuk menghasilkan teori baru. Awalnya, dalam penelitian kualitatif teori digunakan sebagai alat untuk memahami gejala-gejala atau fenomena hingga data yang diperoleh. Asumsinya, tanpa teori sebagai sebuah perspektif, peneliti tidak akan mampu memahami gejala untuk memperoleh makna, sehingga bisa jadi gejala yag penting pun untuk menjawab sebuah masalah dalam penelitian akan terlewatkan tanpa disadari oleh peneliti. Hal tersebut bisa terjadi dikarenakan peneliti memiliki keterbatasan wawasan mengenai tema yang diteliti, baik secara teoritik maupun wawasan empiric yang diperoleh dari pelacakan penelitian sebelumnya. Akan tetapi, dalam grounded theory para peneliti berupaya menemukan teori-teori berdasarkan data empiris, bukan membangun teori secara deduktif logis.

Rancangan grounded theory pada dasarnya merupakan suatu proses kualitatif semantic yang digunakan untuk memunculkan suatu teori yang menjelaskan suatu proses, tindakan, atau interaksi mengenai suatu topic substantive. Grounded theory dapat diterapkan pada berbaai disiplin ilmu sosial, namum demikian, peneliti tidak perlu ahli dalam bidang ilmu yang sedang ditelitinya. Hal ang paling penting dalam penelitian grounded theory adalah bahwa peneliti telah memiliki pengetahuan dasar dalam bidang ilmu yang ditelitinya, agar peneliti mengetahui dan menguasai jenis dan format data yang akan dikumpulkan dalam penelitian.

Di Indonesia, Grounded theory pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970 dengan diselenggarakannya pelatihan penelitian ilmu sosial bagi ilmuan Indonesia di Surabaya, Ujung Pandang, dan Banda Aceh. Pelatihan mendatangkan narasumber seperti Lance Castle dan Stuart A. Schegel.


Simpulan

Grounded Theory yang kemudian dalam metode penelitian disebut Grounded Research merupakan metodologi penelitian kualitatif yang menekankan penemuan teori dari data observasi empiric di lapangan dengan metode induktif. Kehadiran Grounded theory, cukup kontras dengan kebiasaan para ahli penelitian kualitatif sebelumnya yang berangkat dari teori untuk menghasilkan teori baru.

Peneliti menganalisi data dengan analisis komparatif, mengawali data dengan data secara reflektif, diteruskan dengan perbandingan interpretasi yang diterjemahkan kedalam kode dan kategori. Dapat disimpulkan bahwa, ide pokok dari pemikiran grounded theory ini merupakan anlisa kualitatif data lapangan yang dilakukan dengan membaca seperangkat teks (catatan lapangan, transkrip wawancara, atau dokumen) untuk menemukan konsep-konsep atau kategori-kategori dan hubungan antar konsep maupun kategori tersebut.

Daftar Pustaka

Borgatti, Steve. 2000. Introduction to Grounded Theory. www.analytictech.com                (akses 19 April 2012).

Creswell, John W. 2008. EducationalResearch: Palnning, Conducting, and             Evaluating Quantitative and Qualitative Research. New Jersey: Prentice   Hall.

Salim, Agus. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial: Buku Sumber Untuk    Penelitian Kualitatif. Jogyakarta: Tiara Wacana.

One comment on “Grounded Theory

  1. Lukman
    15 Januari 2013

    tulisan singkat, jtapi sangat jelas,,,thank’s

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22 April 2012 by in umum.
%d blogger menyukai ini: