Yona Primadesi

Membaca, Menulis, dan Berkarya

METADATA, Antara MARC dan MODS: sebuah pengantar

METADATA,  Antara MARC dan MODS

Sebuah Pengantar

 

Pengantar

Dinamika kebutuhan dan ketergantungan terhadap informasi menyebabkan perubahan dalam masyarakat, seperti perubahan estetis, kultural, dan ekonomi. Proses perubahan ini kemudian melahirkan istilah masyarakat informasi atau information society. Konsep masyarakat informasi mendukung pertumbuhan informasi dan kebutuhan akan informasi itu sendiri. Informasi telah berubah menjadi sebuah komoditi.

Perpustakaan sebagai salah satu lembaga yang berfungsi mengumpulkan, menyimpan, mereproduksi, dan menyediakan berbagai bentuk informasi, harus mampu mengakomodir dan memfasilitasi antara  kebutuhan dan sumber informasi yang tersedia. Salah satunya, dengan menyediakan media atau alat yang mempermudah penelusuran dan temu kembali sumber-sumber informasi tersebut atau yang dikenal dengan istilah information retrieval tools (selanjutnya disebut IRT), seperti katalog.

Selain itu, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberi dampak yang cukup besar dalam perkembangan media informasi. Berbagai sumber informasi dalam bentuk elektronik mulai menjamur, seperti e-book, e-journal, websites, dan dokumen elektronik lainnya. Sumber-sumber informasi elektronik tersebut jauh lebih kompleks dibandingkan sumber informasi konvensional seperti monograf.

Oleh karena itu, dibutuhkan IRT yang benar-benar mampu merepresentasikan dan mewakili sumber informasi yang ada secara tepat dan akurat. IRT, sebagai fasilitator antara kebutuhan informasi dengan sumber informasi pun harus mengikuti perkembangan teknologi yang ada, diantaranya melalui katalog elektronik, OPACs, on-line bibliographic, intranet databases, maupun sistem metadata.

Secara harfiah, metadata merupakan data tentang data. Metadata merupakan informasi terstruktur yang menjelaskan, menemukan, atau setidaknya mengkondisikan agar suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, maupun dikelola. Pada lingkungan perpustakaan, metadata biasanya digunakan untuk format deskripsi (detail) berbagai skema sumber informasi yang ada, baik dalam bentuk obyek digital maupun non-digital. Metadata sangat membantu kegiatan temu kembali informasi di perpustakaan, termasuk sumber-sumber informasi elektronik dan digital. Metadata memiliki standar. Standar metadata yang umum digunakan di perpustakaan yakni MARC, MODS, METS, dan Dublin core. Pada Tulisan ini, pembahasan dibatasi hanya pada metadata secara umum dan standar metadata dalam bentuk MARC dan MODS, serta keberadaannya sebagai IRT di Indonesia.


Simpulan

Metadata sering disebut sebagai data tentang data atau informasi tentang informasi.  Metadata mengandung informasi mengenai isi dari sesuatu yang dipakai untuk kepenting manajemen data dalam sebuah basis data (data bases). Pada lingkungan perpustakaan, metadata biasanya digunakan untuk format deskripsi (detail) berbagai skema sumber informasi yang ada, baik dalam bentuk obyek digital maupun non-digital. Skema metadata yang umum digunakan diperpustakaan yakni Dublin core, MARC, MODS dan METS.

Metadata sangat membantu kegiatan temu kembali informasi di perpustakaan, termasuk sumber-sumber informasi elektronik dan digital. Mengingat teramat pentingnya metadata, pembuatan metadata harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Banyak faktor yang ikut menentukan kualitas metadata.

Daftar Pustaka

Alemneh, Daniel Gelaw. 2007. An Introduction to MODS: The Metadata Object Description Schema. USA: [n.m].

Chowdurry, G.G. 2007. Organitation Information: From the Shelf to The Web. London: Facet Publishing

Hayness, David. 2004. Metadata: For Information Management and Retrieval. London: Facet Publishing.

Hillmann, Diane, etc. 2010.RDA Vocabularies: Process, Outcome, Use. D-Lib Magazine vol. 16, nomor 1/2. Diambil 22 Maret 2012 dari http://dlib.org/dlib/january10/hillmann/01hillmann.html

Hudgins, J.Agnew. 1999. Getting Mileage Out of Metadata: Applications for The Library. Chicago: Library Association.

Sulistyo-Basuki. 2000. Metadata Indonesia INDOMARC. Dalam Visi Pustaka Buletin Jaringan Informasi Antarperpustakaan, Volume 1 No. 2, Maret 2000.

Taylor, Arlene.G. 2004. The Organization of Information. London: Library Unlimited.

UK Office of the e_envoy. 2003. E-Government Metadata Standard. London: Office of Envoy.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 29 Maret 2012 by in ICT perpustakaan dan Pusat Informasi.
%d blogger menyukai ini: